Selasa, 17 Oktober 2017

Tondano Lake Marathon Terunik di Dunia

id Tondano Lake Marathon Agustus 2017
Tondano Lake Marathon Terunik di Dunia
Ketua Yayasan Kawanua Sedunia Mieke Tumurang (1)
Tondano (Antara Sulut) - Persiapan pelaksanaan Tondano Lake Marathon , salah satu kegiatan terunik di dunia, yang direncanakan pada Agustus 2017, terus dimatangkan.

Kadis Kepemudaan dan Olahraga Siby Sengke mengatakan segala persiapan baik dana dan fasilitas terus kami rampungkan  karena kegiatan ini merupakan kegiatan bertaraf internasional.

Dikatakannya, rute yang akan dilalui adalah seputaran Danau Tondano, yang terbagi dalam lima kategori yakni 42, 20, 10, 5 dan 2 kilometer.

"Uniknya, saat ada peserta yang melewati lokasi-lokasi tertentu akan disuguhkan tari-tarian ataupun makanan khas Minahasa, pastinya kegiatan ini selain hadiahnya besar yakni Rp1 miliar, juga sangat menarik," ujarnya.

Ketua Yayasan Kawanua Sedunia Mieke Tumurang selaku partner dalam pelaksanaan kegiatan tersebut menyampaikan, kegiatan yang akan dilaksanakan mengitari Danau Tondano tersebut sangat menarik.

"Kalau lari marathon melewati pantai itu sudah biasa, tapi kalau mengitari danau, ini yang pertama dan satu-satunya di dunia. Kegiatan ini pasti sangat menarik para wisatawan dan para atlet dunia," pujinya.

Ditambahkannya, pihaknya akan mensupport kegiatan tersebut dan membantu Pemkab Minahasa dalam melakukan semua tahapan persiapan.

"Pastinya kami sangat kagum dan akan mensupport kegiatan ini. Pokoknya Tondano Lake Marathon terunik di dunia," tuturnya.

Bupati Minahasa Jantje Wowiling Sajow mengungkapkan, lomba bertaraf internasional ini digelar dengan maksud mengundang wisatawan mancanegara serta wisatawan lokal untuk melihat keindahan Tanah Toar Lumimuut.

"Jadi bukan hanya mengejar kemenangan untuk meraih hadiah, tapi juga untuk melihat langsung keindahan alam di Minahasa," katanya.

"Saya berharap ada topangan dari seluruh rakyat Minahasa. Karena ini kegiatan akan dihadiri banyak negara, supaya ada bantuan juga dari masyarakat, mulai dari menjaga lingkungan maupun keamanan," harapnya.

Editor: Guido Merung

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga