Senin, 21 Agustus 2017

Hanura Siap Hadapi Pilkada dan Resmi Buka Pendaftaran

id Hanura
Hanura Siap Hadapi Pilkada dan Resmi Buka Pendaftaran
DPD Hanura menyampaikan siap menghadapi Pilkada 2018. (Jo) (1)
Kami memang memprioritaskan kader, tetapi tetap terbuka juga bagi non Hanura yang mau menggunakan jalur partai, asalkan memenuhi semua syarat yang ditetapkan
Manado, (Antarasulut) - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Sulawesi Utara, menyatakan, sangat siap maju bertarung dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) di enam kabupaten dan kota dan resmi membuka pendaftaran bagi bakal calon di DPC secara langsung dan online. 

     "Kami siap lahir batin menghadapi perhelatan Pilkada 2018, di Talaud, Sitaro, Minahasa Tenggara, Kota Kotamobagu, Minahasa, Kotamobagu dan Bolaang Mongondow Utara," kata Ketua DPD Hanura Sulawesi Utara, Revani Parasan, SH, didampingi Sekretaris Selvie Pondaag dan Bendahara Urief Hassan, di Manado.

     Parasan mengatakan, di lima kabupaten dan kota yakni Minahasa, Minahasa Tenggara, Talaud, Sitaro dan Kota Kotamobagu, Hanura memiliki keterwakilan di legislatif sehingga bisa mengusung, meskipun harus berkaolisi sebab tidak cukup untuk mengusung sendiri, kecuali Bolaang Mongondow Utara yang tak memiliki kursi, tetapi sesuai petunjuk pusat tetap memberikan dukungan kepada partai yang akan mengusung, tentu sudah melakukan lobi-lobi dan komunikasi politik. 

     "Tetapi untuk itu kami sudah menetapkan akan melakukan koalisasi dengan partai yang dianggap memiliki visi dan misi yang sama dengan partai kami," katanya. 

     Ketua Bappilu Hanura, Sulawesi Utara, Riston Mokoagouw, mengatakan, secara resmi pihaknya sudah membuka pendaftaran untuk bakal calon kepala daerah, yang akan bertarung di Pilkada 2018 nanti, bisa ke DPC ataupun "online". 

     "Kami memang memprioritaskan kader, tetapi tetap terbuka juga bagi non Hanura yang mau menggunakan jalur partai, asalkan memenuhi semua syarat yang ditetapkan," katanya. 

     Riston juga menegaskan, dalam pendaftaran bakal calon di Hanura semuanya gratis dan tidak memungut bayaran apapun, karena itu sudah diatur dengan tegas oleh peraturan organisasi, dan diketahui dengan jelas oleh seluruh pengurus kader. 

     "Tetapi tentu, kami menyerahkan kepada pimpinan DPC, jika ada yang mau mendaftar ke DPC, jika membawa banyak pendukung, makan minum sebisanya jangan dibebankan kepada DPC, kalau bisa diatur sendiri, karena mendaftar kan gratis," katanya. ***

Editor: Guido Merung

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga