Minggu, 24 September 2017

Kecamatan Sario Tertibkan Bangunan Liar Nelayan Tradisional

id Nelayan
Kecamatan Sario Tertibkan Bangunan Liar Nelayan Tradisional
penertiban di kawasan godbless park kemarin. (Jo) (1)
Kami berharap, nelayan tidak dikorbankan, sebab kami selalu mendukung semua program pemerintah,
Manado, (Antarasulut) - Pemerintah kecamatan Sario, menertibkan bangunan liar dan menata perahu-perahu nelayan di kawasan Sario, menghadapi pelaksanaan "Manado Fiesta" 1-10 September 2017. 

     "Yang kami tertibkan adalah bangunan liar yang tidak seharusnya ada di sekitar kawasan taman berkat, karena merusak pemandangan dan tidak seharusnya dibangun di kawasan milik pemerintah," kata Camat Sario, Victor Karundeng, di sela-sela penertiban di kawasan taman berkat, Selasa siang. 
  
     Dia mengatakan, penertiban tersebut dilakukan untuk membuat kawasan menjadi indah, sebab lokasi tersebut menjadi pusat kegiatan Manado Fiesta yang merupakan acara bertaraf internasional, yang akan dihadiri banyak orang termasuk wisatawan mancanegara. 

     Tetapi dia mengatakan, akan mencarikan tempat yang baik bagi 17 perahu milik nelayan yang biasanya ditambatkan di kawasan tersebut, sehingga tidak akan merugikan masyarakat juga.

     Sementara kelompok nelayan yang dipimpin Ating Pangumpia, menyesalkan penertiban tersebut, sebab nelayan bingung dan tidak tahu harus menambatkan perahunya dimana, sebab tempat menjadi sempit. 

     "Kami berharap, nelayan tidak dikorbankan, sebab kami selalu mendukung semua program pemerintah, dan berharap supaya tidak akan ada kerusakan perahu karena tidak ada lokasi tambatan perahu," katanya. 

     Sedangkan koordinator asosiasi nelayan tradisional (Antra) Manado, Sudirman Hililo, mengatakan, akan menata dan mengatur lokasi tambatan perahu, namun minta diberikan waktu. 

     "Pasti kami atur sendiri, tetapi berikan waktu sampai Jumat, tetapi begitu Manado Fiesta berakhir, kami akan membangun kembali bangunan kecil di sekitar "daseng" Antra, karena kami gunakan untuk kegiatan nelayan di sini," katanya.*** 

Editor: Guido Merung

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga