Minggu, 24 September 2017

BNI Dukung Kebangkitan Industri Film Kreatif

id BNI, katanya, akan mendukung kreativitas anak bangsa dalam segala sektor perekonomian.
BNI Dukung Kebangkitan Industri Film Kreatif
Foto bersama karyawan BNI Manado saat nonton film Tommy and Jerry Polo Pa Kita Sayang di Mantos Manado. (1)
BNI, katanya, akan mendukung kreativitas anak bangsa dalam segala sektor perekonomian.
Manado, 9/9 (Antara) - PT BNI mendukung kebangkitan industri film kreatif Indonesia khususnya ptoduksi anak bangsa di Kota Manado Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). "BNI sangat senang bisa ikut serta mengiringi kebangkitan industri kreatif di Manado,� kata CEO BNI Wilayah Manado Eko Setiawan di Manado, Jumat. Dia mengatakan industri kreatif Indonesia saat ini sedang tren salah satunya di bidang perfilman. "Saat ini hampir semua genre film bisa kita saksikan tiap minggu dengan berbagai daerah eksotik Indonesia,"katanya. Terlepas dari kekurangannya Film "Tommy and Jerry : polo pakita sayang" adalah bentuk tanda kebangkitan film nasional dengan latarbelakang daerah Manado. Dia mengatakan Sutradara Donny Mamahit jeli melihat peluang ini dengan mengangkat comic tersohor dari Tuminting Kota Manado seperti Mongol stress yang sedang naik daun. BNI, katanya, akan mendukung kreativitas anak bangsa dalam segala sektor perekonomian. Dalam Film "Tommy and Jerry : polo pakita sayang" BNI memberikan penawaran spesial drngan menggunakan kartu kredit BNI, berlaku hingga 11 September 2017. Hanya dengan bertransaksi minimal Rp500 ribu akan mendapatkan tiket film "Tommy n Jerry polo pa kita sayang" seharga Rp71 dan minimal Rp250 ribu akan mendapatkan tiket seharga Rp17 ribu. Berlaku kelipatan, katanya, dan syarat ketentuan berlaku. Jadi, tukarkan struk pembayaran dengan tiket film. Sebagai wujud kecintaan terhadap karya anak bangsa, BNI selain sebagai salah satu spo sor, juga melakukan nonton bareng di studio XXI Mantos. "Semua karyawan BNI Wilayah Manado, sekitar 600an orang, baik di Sulut Sulteng, Gorontalo dan Malut," katanya.***1***

Editor: Guido Merung

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga