Rabu, 20 September 2017

36 Peserta Pemilihan "Nyong-Noni` Sulut Bebas Narkoba

id pemprov sulut
36 Peserta Pemilihan
Kepala Biro Kesejahteraan Pemprov Sulut dr Kartika D Tanor MARS (1)
Setelah diuji oleh tim dokter dari BNN, semua peserta yang adalah utusan kabupaten dan kota di Sulut dinyatakan bebas narkoba,
Manado, (AntaraSulut) - Sebanyak 36 peserta pemilihan "Nyong-Noni" Sulawesi Utara (Sulut) tahun 2017 dinyatakan bebas narkoba, kata Ketua Panitia Pelaksana dr Kartika Devi Tanos, di Manado, Rabu.

"Setelah diuji oleh tim dokter dari BNN, semua peserta yang adalah utusan kabupaten dan kota di Sulut dinyatakan bebas narkoba," kata dr Kartika Devi.

Uji narkoba adalah salah satu tahapan yang harus dilalui oleh setiap peserta, sebelum melangkah pada tes selanjutnya, katanya.

Dia pun menyayangkan Kabupaten Siau, Tagulandang dan Biaro (Sitaro) yang tidak mengikusertakan pesertanya pada ajang ini.

Padahal, selain mengasah keterampilan dan potensi yang dimiliki peserta juga menjadi sarana mempromosikan potensi setiap kabupaten dan kota di sektor pariwisata.

"Ajang ini sangat positif mengembangkan karir dan potensi putra-putri daerah. Ke depan nantinya calon Nyong-Noni Sulut 2017 bisa mewakili daerah ini ke ajang yang lebih bergengsi di tingkat nasional," katanya.

Sebelumnya juga, peserta dibekali pengetahuan tentang "Good Governance" oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Jhon Palandung.

"Good governance ini untuk menciptakan tatanan pemerintahan yang sehat dengan harapan kualitas pelayanan publik menjadi semakin baik. Karena itu, perwujudan Good governance menjadi salah satu agenda utama pemerintahan yang memerlukan dukungan seluruh komponen bangsa,"katanya

Lanjut, kata Palandung, "Good Governance" mampu mengurangi praktik KKN, terciptanya sistem kelembagaan dan ketatalaksanaan pemerintah yang bersih, efisien, efektif, transparan, profesional dan akuntabel.***2***





(T.K011/B/G004/G004) 13-09-2017 16:39:54

Editor: Guido Merung

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga